Teks diskusi disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan.
Gagasan dan argumen dari semua sisi dievaluasi sebelum menentukan keputusan. Teks diskusi (lisan maupun tulis) dapat menguji topik yang kontroversial, menggunakan argumen secara langsung terhadap topik, dan harus meyakinkan.
Jenis eksposisi dan diskusi merupakan dua jenis teks yang digunakan untuk memengaruhi orang lain, meyakinkan orang lain (persuasif).
A. Mengidentifikasi Informasi Teks Diskusi
1. Membaca dengan teliti.
2. Menentukan pokok pikiran paragraf.
3. Mendiskusikan jika ada yang mau didiskusikan.
B. Menyimpulkan Isi Teks Diskusi
Menyimpulkan isi teks dengan memperhatikan struktur dari teksdiskusi. Biasanya kesimpulan teks diskusi berada di akhir teks.
C. Menelaah Teks Diskusi
Struktur teks eksposisi :
1. Pendahuluan.
2. Pikiran utama.
3. Alasan dan bukti pendukung.
4. Simpulan.
D. Struktur teks diskusi :
1. Pendahuluan.
2. Gagasan utama satu sudut pandang.
3. Gagasan utama sudut pandang lain.
4. Simpulan.
E. Ciri kebahasaan teks diskusi :
1. Kalimat yang digunakan dalam teks diskusi yang menunjukkan waktu sekarang karena biasanya berbicaara tentang permasalahan actual.
2. Kata yang mewakili perasaan membawa emosi dari pandangan penulis dan pikiran.
3. Kata emotif.
4. Bahasa evaluatif untuk mengkaji argument dan bukti pendukung.
5. Derajat kepastian.
6. Konjungsi dan penanda kohesi-koherensi.
F. Konjungsi
Berfungsi untuk menghubungkan dua pikiran atau dua pengertian
• Dan, menandai hubungan setara, penambahan.
• Atau, menandai hubungan pemilihan.
• Tetapi, menandai hubungan pertentangan, perlawanan.
G. Menyajikan Teks Diskusi
Cara untuk menarik perhatian pembaca :
1. Gunakan judul dengan bahasa yang menarik perhatian.
2. Mulai pendahuluan dengan pernyataan retoris.
3. Mulai pendahuluan dengan bahasa yang sarat emotif.
4. Mulai pendahuluan dengan penggunaan kata ganti personal untuk melibatkan pembaca.
5. Mulai pendahuluan dengan pernyataan topik yang jelas.
Comments
Post a Comment